Compassionate Leadership dan Employee Voice Behaviour: Mediasi Self-Efficacy pada Tenaga Kesehatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara compassionate leadership dan employee voice behaviour serta menguji peran mediasi self-efficacy pada tenaga kesehatan perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional terhadap 240 perawat dan bidan di Kalimantan Timur, Indonesia, yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan luring serta dianalisis menggunakan partial least squares structural equation modelling (PLS-SEM) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa compassionate leadership berhubungan positif dan signifikan dengan self-efficacy, sedangkan self-efficacy berhubungan positif dan signifikan dengan employee voice behaviour. Pengaruh tidak langsung compassionate leadership terhadap employee voice behaviour melalui self-efficacy juga positif dan signifikan. Namun, hubungan langsung antara compassionate leadership dan employee voice behaviour tetap signifikan, sehingga menunjukkan pola complementary partial mediation. Temuan ini menunjukkan bahwa self-efficacy merupakan salah satu mekanisme psikologis yang menjelaskan bagaimana compassionate leadership berkaitan dengan employee voice behaviour. Penelitian ini memperluas penerapan Social Cognitive Theory dengan menghubungkan sumber daya relasional dari leadership dengan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyampaikan gagasan dan kekhawatiran secara konstruktif di lingkungan pelayanan kesehatan.
Copyright (c) 2026 Manajemen & Bisnis Jurnal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
eMBJi: Manajemen dan Bisnis Jurnal
by http://mbj.wisnuwardhana.ac.id/index.php/mbj
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License






