Mitigasi Risiko Keamanan Fisik dan Psikis Bagi Tenaga Kesehatan di Rumah Tahanan Kelas III B Bangil
Abstract
Tenaga kesehatan (Nakes) yang bekerja di rumah tahanan menghadapi risiko kerja yang lebih kompleks dibandingkan fasilitas kesehatan umum. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko fisik dan psikis yang dihadapi Nakes di Rumah Tahanan Kelas IIB Bangil, menganalisis bentuk mitigasi risiko yang telah dilakukan, serta merumuskan mitigasi risiko yang ideal dan aplikatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif (Interpretative Phenomenological Analysis/IPA), melalui wawancara mendalam terhadap tenaga kesehatan, petugas keamanan, dan manajemen rutan, observasi langsung, serta data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nakes menghadapi risiko fisik dan psikis yang nyata, laten, dan saling berkaitan, terutama dipicu oleh kedekatan intensif dengan warga binaan, ketiadaan pengawalan keamanan, serta minimnya fasilitas pendukung. Mitigasi risiko yang berjalan masih didominasi upaya individual dan prosedur medis dasar, belum komprehensif. Berdasarkan kerangka ISO 31000:2018 dan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penelitian ini merumuskan mitigasi risiko yang preventif dan terintegrasi melalui penguatan SOP keamanan klinik, penyediaan fasilitas pendukung, optimalisasi peran petugas keamanan, serta dukungan psikososial bagi Nakes. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan kebijakan perlindungan tenaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Copyright (c) 2026 Manajemen & Bisnis Jurnal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
eMBJi: Manajemen dan Bisnis Jurnal
by http://mbj.wisnuwardhana.ac.id/index.php/mbj
is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License






